Manfaat Bawang Putih yang Luar Biasa!

Bawang putih sangat terkenal di kalangan ahli herbal sampai masyarakat luas, hal tersebut dikarenakan manfaatnya yang dapat mengobati banyak penyakit. Bahkan bawang putih sudah digunakan sebagai obat alami dari ribuan tahun yang lalu. Ahli pengobatan Mesir dahulu menggunakan bawang putih untuk meningkatkan kekuatan fisik, orang Yunani menggunakannya sebagai obat pencahar, sedangkan orang China menggunakannya untuk menurunkan tekanan darah. Pada abad pertengahan, mengkonsumsi bawang putih dalam jumlah besar dipercaya dapat memberikan kekebalan dari wabah penyakit.

Manfaatnya Untuk Kesehatan

Sebagian besar penelitian ilmiah seputar bawang putih berfokus pada senyawa sulfur-nya. Salah satu yang paling aktif dari senyawa ini ialah allicin. Allicin terbentuk saat bawang putih dimasak, dipotong, atau dikunyah.

Dapat membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian menunnjukan bahwa bawang putih dapat menurunkan tekanan darah pada penderita darah tinggi sebanyak 7 sampai 8%. Sebagai tambahan, bawang putih juga dapat meringankan aterosklerosis, pengerasan arteri yang disebabkan oleh usia.

Mengurangi risiko penyakit jantung. Bawang putih memang menguntungkan jantung. Ajoene, yang tercipta saat allicin rusak, dapat membantu mengurangi risiko serangan jantung dengan mencegah penggumpalan darah.

Juga membantu menurunkan kadar gula darah. Penelitian baru-baru ini yang dilakukan terhadap hewan, menemukan bahwa mengonsumsi bawang putih mentah dengan dosis tinggi dapat mengurangi kadar gula dalam darah secara signifikan.

Bisa melawan beberapa jenis kanker. Bawang putih dapat mengurangi risiko kanker kolon, perut, dan rektal. Bawang putih mengandung senyawa sulfur yang mampu merangsang pertahanan alami sistem kekebalan tubuh terhadap kanker dan berpotensi mengurangi pertumbuhan tumor.

Menjaga Anda dari infeksi. Bawang putih mengandung senyawa yang dapat bertindak sebagai antibakteri, antivirus, dan antijamur yang kuat. Bawang putih telah terbukti menghambat jamur yang menyebabkan infeksi jamur kronis, infeksi ragi vagina, dan banyak kasus infeksi telinga.

Mencegah gigitan kutu. Penelitian menunjukan bahwa orang yang mengonsumsi banyak bawang putih selama lebih dari periode 5 bulan memiliki lebih sedikit gigitan kutu daripada mereka yang tidak mengonsumsi bawang putih.

Risikonya Terhadap Kesehatan

Masalah pendarahan. Bawang putih, terutama yang mentah, dapat meningkatkan pendarahan, itu karena bawang putih mampu mengencerkan darah dengan cara yang mirip dengan aspirin. Berhentilah mengkonsumsi bawang putih 2 minggu sebelum jadwal operasi atau perawatan gigi.

Iritasi perut. Bawang putih bisa mengiritasi saluran pencernaan. Batasi jumlahnya jika Anda menderita masalah perut atau pencernaan.

Risiko keracunan. Banyak orang suka menyimpan bawang putih cincang dalam minyak, cara tersebut berpotensi berbahaya jika bawang putih belum dibersihkan secara menyeluruh. Tanah yang menempel bisa mengandung spora bakteri Clostridium botulinum yang dapat berkembang dan menyebabkan botulisme, sebuah bentuk keracunan makanan yang serius. Hal ini bisa terjadi meski tidak ada tanda-tanda pembusukan. Maka, cobalah cari yang hanya mengandung bahan pengawet seperti garam atau asam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *