Ciri Ciri Wanita Hamil

Ciri-ciri wanita hamil merupakan merupakan suatu tanda yang bisa dilihat dengan jelas. Bagaimanapun kehamilan bisa merubah tubuh ibu sehingga membuat perasaan menjadi sangat peka. Namun, tak semua para ibu merasakan ciri-ciri kehamilan sejak dini karena kondisi hormon tubuh masing-masing. Nah, untuk menghilangkan keraguan apakah sedang hamil atau tidak, maka bisa dilihat dari ciri-ciri yang nampak saat hamil muda yaitu yang pertama adalah tidak menstruasi.

ciri ciri awal kehamilan

Menstruasi biasanya terhitung dengan periode antara 26 sampai 29 hari, dan kehamilan menyebabkan embrio berkembang dalam rahim sehingga sel telur tak akan pecah, hal inilah yang membuat wanita hamil tidak akan menstruasi. Untuk menunggu dan memastikan apakah Anda sedang hamil ataupun tidak maka tunggu selama beberapa hari dari jadwal menstruasi. Jika menstruasi tetap datang maka Anda mengalami perubahan siklus menstruasi sehingga datang terlambat. Jika tidak menstruasi maka Anda bisa datang ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut mengenai kehamilan. Baca juga: antibiotik untuk ibu hamil.

Ciri yang ke dua adalah terjadi perubahan pada payudara dan terasa sakit pada puting, hal ini terjadi karena meningkatnya produksi hormon esterogen dan progesterone. Selain membesarnya payudara, juga terasa lebih lembut, maka dapat menimbulkan rasa sensitif yang sangat tinggi, seperti nyeri atau terasa sakit saat dipegang. Disarankan, untuk menjaga kondisi ini bisa digunakan baju yang nyaman atau tidak ketat dan dapat menyerap keringat. Berikutnya, akan muncul bercak darah atau flek yang diikuti kram perut. Kebanyakan wanita akan terlihat keluar bercak darah sebelum haid yang akan datang, dengan selang waktu antara 8-10 hari setelah terjadinya ovulasi, bercak darah tersebut bisa dikarenakan implantasi atau menempelnya embrio pada dinding rahim. Selesai bercak darah keluar, lalu diikuti dengan nyeri kram perut, pada hal tersebut akan terus berlanjut hingga kehamilan trimester kedua sampai letak uterus posisinya berada ditengah dan disangga oleh panggul. Ciri yang keempat yaitu perut bawah akan berkedut, seperti dipukul atau ditarik dari dalam. Perut bawah ibu mungkin akan merasa tidak nyaman selama beberapa hari hingga ibu merasakan seperti tidak ingin melakukan aktivitas apapun dan tidak ingin makan sama sekali.

Ciri selanjutnya adalah kram perut, usia kehamilan beberapa minggu akan menyebabkan ibu menderita kram perut yang sering. Kram perut disebabkan oleh otot rahim yang mulai meregang untuk mendukung perubahan bentuk embrio. Ukuran janin yang semakin membesar dapat menyebabkan kram perut yang lebih sering. Namun apabila terjadi kram berlebihan, maka Bunda lebih baik memeriksakan ke dokter kandungan, kondisi ini harus diawasi untuk mengetahui adakah kelainan hamil sejak awal termasuk seperti perut yang melilit saat hamil. Ciri yang ke enam yaitu perut terlihat seperti membengkak, hal ini terjadi karena tubuh ibu membentuk hormon progesteron yang lebih banyak maka menyebabkan perut ibu membengkak. Hal ini dapat terjadi juga setelah beberapa minggu usia kehamilan. Jika belum yakin dengan ciri-ciri kehamilan yang terjadi, maka ibu dapat tes kehamilan yang akurat. Kemudian, ciri selanjutnya adalah diare yang tanpa gejala. Diare saat hamil biasanya disebabkan karena adanya bakteri dalam usus yang menyebabkan cairan usus menjadi lebih banyak. Kemudian pada kondisi ini akan menyebabkan tinja menjadi lebih lunak dan tidak bisa bertahan dalam usus. Hingga ibu hamil pun akan mengalami diare yang biasanya terjadi pada minggu pertama kehamilan.

Lalu ciri-ciri berikutnya adalah keputihan akibat jamur. Jadi ketika hormon progesterone meningkat dengan cepat maka ibu hamil bisa menderita keputihan saat hamil yang berat. Penyebabnya bisa dikarenakan infeksi jamur yang menyebabkan banyak cairan atau lendir keluar. Namun bentuk keputihan tidak terlalu cair sehingga lebih sedikit tebal. Selain itu, keputihan ini juga bisa menyebabkan nyeri atau gatal. Namun jika disertai dengan panas atau sakit saat buang air kecil, maka kemungkinan bisa jadi ibu terkena infeksi saluran kencing. Maka, keputihan pada ibu hamil harus diperhatikan terutama jika memang sudah pernah menderita inveksi serviks. Ciri-ciri kehamilan berikutnya yaitu keluarnya air liur yang berlebihan, tetapi hal ini sering tidak diperhatikan. Perubahan hormon memang menyebabkan produksi air liur menjadi berlebihan, biasanya ini akan terjadi pagi atau sore hari. Namun, ciri ini bukan lah gejala yang berlebihan sehingga sebagian ibu hamil tidak mengalaminya.

Ciri-ciri lain yaitu seringnya mual di pagi hari (Morning Sickness) yang sering terjadi pada umumnya, sebagaian peneliti menduga bahwa gejala ini terjadi supaya wanita tidak makan sembarangan, sehingga dapat melindungi bayi yang ada di dalam kandungannya dari berbagai zat yang membahayakan. Kemudian biasanya wanita akan mengalami rasa seperti logam di mulut sebagai tanda awal kehamilan, hal ini terjadi bersamaan dengan tidak menyukai bau-bau tertentu. Selain itu, suhu tubuh wanita akan mengalami sedikit peningkatan. Suhu tubuh yang lebih tinggi ini akan terus berlangsung hingga dua hari sebelum datang bulan maka kemungkinan akan terjadi hamil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *